BOGOR, ONENEWS.CO.ID – Kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor, (Ridwan Muhibi, S.,IP.) di Kampung Nangela, Desa Sukadamai, Kamis (15/10/2026), Menjadi Momentum Untuk Memperkuat Komunikasi Antara Wakil Rakyat dan Masyarakat Dalam Menyampaikan Berbagai Kebutuhan Pembangunan di Lingkungan Warga.
Dalam agenda tersebut, sejumlah sektor menjadi perhatian, mulai dari kebutuhan air bersih, irigasi pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan sampah. Berbagai bidang tersebut merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.
(Ridwan Muhibi, S.IP.) Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Golkar, menempatkan kegiatan reses sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan ini, kebutuhan dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi bahan perhatian dalam proses perencanaan dan pengawasan pembangunan daerah.
(Ridwan Muhibi, S.IP.) Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Partai Golkar, menyampaikan bahwa reses merupakan momentum penting bagi wakil rakyat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan di lapangan, serta memperjuangkan kepentingan warga melalui mekanisme yang berlaku.
Menurutnya, persoalan mendasar seperti ketersediaan air bersih dan dukungan irigasi pertanian perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat. Begitu pula sektor pendidikan, kesehatan, dan penanganan sampah yang membutuhkan sinergi berbagai pihak agar pelayanan publik dan kondisi lingkungan semakin baik.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat agar aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pembangunan sesuai kebutuhan warga dan kewenangan pemerintah daerah.
Reses bukan sekadar agenda kedewanan, melainkan bagian dari proses demokrasi yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan dan persoalan yang dihadapi. Aspirasi tersebut selanjutnya dapat diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan program, penganggaran, serta pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap, melalui kegiatan reses di Desa Sukadamai, berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kesejahteraan warga dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut yang terukur.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan program, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pemangku kepentingan dalam mendengarkan suara masyarakat dan mendorong kebijakan yang memberikan manfaat nyata.
Reses menjadi ruang untuk mendengar, memperjuangkan, dan mengawal aspirasi masyarakat demi pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih merata dan berkelanjutan.
Pewarta: SJK (Jack Laksana)

