Festival Jawara UMKM Banten 2026 Hadir di Cilegon, 40 Pelaku Usaha Unggulan Didorong Naik Kelas


ONENEWS.CO.ID | CILEGON – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar Jawara UMKM Fest 2026 di Alun-Alun Kota Cilegon. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jum'at, 30 Oktober hingga Minggu, 1 November 2026. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus penguatan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten tersebut menghadirkan berbagai program, mulai dari pameran produk unggulan, festival kuliner khas Banten, pelayanan publik, hingga forum kemitraan usaha.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Agus Mintono, mengatakan bahwa penyelenggaraan Jawara UMKM Banten 2026 bertujuan mendorong pelaku UMKM agar terus berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

"Kami ingin menghadirkan semangat bahwa UMKM Banten harus terus tumbuh, naik kelas, berdaya saing, dan menjadi penggerak ekonomi daerah," ujar Agus Mintono, Jum'at, (30/10/2026).

Agus mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi sarana promosi produk. Lebih dari itu, Jawara UMKM Banten dirancang untuk membuka akses pasar, mempermudah pelayanan publik, termasuk pengurusan legalitas usaha dan sertifikasi, serta mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai mitra strategis.

"Kemitraan ini melibatkan pemerintah, perbankan, BUMN/BUMD, dunia usaha, hingga komunitas yang diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap keberlanjutan dan pengembangan usaha lokal," katanya.

Dalam pelaksanaannya, Jawara UMKM Banten 2026 menghadirkan 40 UMKM terpilih dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten. Para peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi dan kurasi di tingkat daerah, dengan masing-masing kabupaten/kota mengirimkan lima UKM terbaik untuk menempati stan pameran.

"Dari 40 peserta tersebut, nantinya akan dipilih 10 UMKM terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku usaha yang dinilai memiliki potensi, kreativitas, serta daya saing dalam mengembangkan produknya," imbuhnya.

Selain pameran produk, pengunjung juga dapat menikmati Festival Kuliner Khas Banten, pelayanan publik gratis, pendampingan usaha, forum kemitraan, serta berbagai hiburan untuk masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, yang hadir mewakili Wali Kota Cilegon, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten, khususnya Dinas Koperasi dan UKM, atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah.

"Kami menilai penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Diperlukan langkah lebih luas melalui pembukaan akses pasar, penguatan kemitraan, serta peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal," ujar Aziz.

Menurut Aziz, Jawara UMKM Banten 2026 menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jaringan pemasaran, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.

"UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Di balik setiap produk yang dihasilkan, terdapat kreativitas, kerja keras, dan semangat pelaku usaha dalam membangun kemandirian ekonomi sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan," ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan UMKM merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi Kota Cilegon yang selama ini dikenal sebagai kota industri.

"Pertumbuhan sektor industri perlu berjalan beriringan dengan kemajuan usaha masyarakat. Salah satunya melalui kemitraan antara pelaku industri dengan UMKM lokal, perluasan akses pemasaran, serta peningkatan kualitas produk agar mampu mengambil bagian dalam rantai ekonomi daerah," katanya.

Ia mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan demikian, UMKM tidak hanya berkembang dari sisi jumlah, tetapi juga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Banten, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan Jawara UMKM Banten 2026," ucapnya.

Ia juga menyampaikan pantun sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan pelaku usaha lokal, dengan harapan produk daerah semakin dikenal, UMKM semakin hebat, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Melalui penyelenggaraan Jawara UMKM Banten 2026, diharapkan semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu berinovasi, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan bagi UMKM Banten untuk memperluas pasar, memperkuat kemitraan, serta mengambil peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (Red/As).

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama

Rekrut Wartawan