BANGKA BARAT — Bayu menyampaikan keberatan terhadap pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan dugaan permintaan uang untuk menghapus berita, dugaan fee Rp25.000 per kilogram timah di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampak, serta isu akun TikTok News Digital Babel.
Bayu menilai sejumlah persoalan tersebut perlu dipisahkan dan diperiksa berdasarkan fakta masing-masing. Ia secara tegas membantah pernah meminta fee Rp25.000 per kilogram timah kepada penambang di DAS Kampak.
“Saya tidak pernah meminta fee Rp25.000 per kilogram timah kepada penambang. Saya meminta pihak yang memuat tuduhan tersebut menunjukkan bukti yang jelas. Jangan sampai nama saya dikaitkan dengan tuduhan serius tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Bayu.
Ia juga membantah memiliki kaitan dengan akun TikTok News Digital Babel sebagaimana yang disebut dalam materi pemberitaan yang beredar.
Menurut Bayu, pengaitan namanya dengan akun media sosial tertentu harus didasarkan pada bukti yang dapat diverifikasi, bukan sekadar dugaan.
Pertanyakan Pengaitan Nama dengan DAS Kampak
Bayu turut mempertanyakan dasar pemberitaan yang menghubungkan namanya dengan dugaan koordinasi media di DAS Kampak. Ia meminta redaksi menjelaskan sumber informasi, kronologi, serta bukti yang digunakan sebelum namanya dikaitkan dengan persoalan tersebut.
Ia menegaskan bahwa tuduhan mengenai permintaan fee timah merupakan persoalan berbeda dari peristiwa ketika dirinya menerima desakan berulang agar berita mengenai lahan di kawasan Bandara Depati Amir dihapus.
Bayu menyatakan, berdasarkan kronologi yang ia ketahui, setelah membagikan berita mengenai lahan tersebut ke sebuah grup, sejumlah pihak menghubunginya dan meminta agar berita dihapus. Ia menyebut orang berinisial B dan R termasuk pihak yang menghubunginya.
Namun, menurut Bayu, peristiwa tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa dirinya menawarkan jasa penghapusan berita dengan imbalan Rp1 juta.
Minta Redaksi Mengedepankan Verifikasi
Bayu meminta media yang menerbitkan pemberitaan tersebut memberikan ruang hak jawab dan menjelaskan dasar informasi yang digunakan untuk mengaitkan namanya dengan sejumlah dugaan itu.
Ia menegaskan tetap menghormati kebebasan pers, tetapi berharap setiap pemberitaan yang menyangkut dirinya disusun berdasarkan verifikasi, akurasi, dan keberimbangan.
“Saya mempersilakan siapa pun memeriksa kebenaran informasi tersebut. Silakan telusuri bukti komunikasi, transaksi, dan keterangan saksi yang relevan. Saya meminta agar persoalan ini diperiksa secara objektif, bukan dengan mencampuradukkan beberapa isu tanpa bukti yang jelas,” ujarnya.
Bayu berharap klarifikasi ini dapat membantu masyarakat memahami bahwa tuduhan yang beredar masih harus diperiksa berdasarkan bukti dan bantahan dari pihak yang disebut.
Ia juga meminta agar hak jawabnya dimuat secara proporsional sehingga publik memperoleh informasi yang lebih lengkap dan berimbang.
Bayu
Pihak yang memberikan hak jawab dan klarifikasi


