Polres Belitung dan BNNK Razia Tempat Hiburan Malam, Tujuh Orang Positif Narkoba Usai Tes Urine

BELITUNG – Polres Belitung bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung menggelar razia tempat hiburan malam dan kegiatan penanggulangan lokasi rawan penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Sabtu (17/10/2026) malam hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Dalam kegiatan gabungan tersebut, sebanyak tujuh orang terdeteksi positif narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan urine.

Kegiatan dipimpin Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M., didampingi Kepala BNNK Belitung Hariansyah, S.T., Wakapolres Belitung Kompol Yandri C. Akip, S.H., M.H., Kabag Ops Polres Belitung Kompol Adi Wirana, S.H., Kasat Resnarkoba Polres Belitung AKP Budi Santoso, S.H., KBO Satresnarkoba IPDA Syahrial Tanjung, serta Kanit IV Sat Intelkam Polres Belitung IPDA Angga Saputrah, S.H.

Razia ini melibatkan personel gabungan Polres Belitung, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, dan BNNK Belitung. Kegiatan tersebut merupakan upaya bersama untuk mencegah penyalahgunaan sekaligus menekan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Belitung.

Sasaran pertama razia berada di kawasan Jalan Gaparman, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap enam orang perempuan.

Berdasarkan hasil tes urine, keenam orang tersebut dinyatakan positif mengandung zat yang terindikasi sebagai metamfetamina atau sabu.

Sementara itu, dari total kegiatan razia, tercatat tujuh orang terdeteksi positif narkoba. Namun, rincian pemeriksaan terhadap orang ketujuh, termasuk lokasi dan hasil pemeriksaan lebih lanjut, belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia.

Hasil tes urine positif merupakan temuan awal pemeriksaan dan tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang terlibat dalam tindak pidana narkotika. Penanganan lebih lanjut perlu dilakukan sesuai prosedur dan kewenangan instansi terkait.

Razia gabungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap lokasi yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika. Sinergi antara kepolisian, BNNK, dan unsur Brimob diharapkan dapat memperkuat pencegahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif memberikan informasi kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitarnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama