CIAMPEA, BOGOR — Onenews.co.id — Di Tengah Sulitnya Mendapatkan Air Bersih Akibat Kekeringan, Warga Kampung Salak RT 01, RT 02 dan RT 03, RW 10, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Mendapat Pasokan Air Bersih Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).
Kedatangan bantuan air bersih tersebut langsung disambut antusias masyarakat. Warga terlihat mendatangi lokasi penyaluran untuk mendapatkan air yang sangat dibutuhkan dalam memenuhi berbagai keperluan rumah tangga sehari-hari.
Bagi masyarakat di wilayah tersebut, bantuan itu bukan sekadar distribusi air, tetapi menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang sedang menghadapi dampak kekeringan.
Ketua RW 10, Alam, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor, BPBD Kabupaten Bogor beserta jajaran yang telah merespons kebutuhan masyarakat di tengah kondisi sulitnya memperoleh air bersih.
Kami warga RW 10 mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, BPBD Kabupaten Bogor beserta jajarannya yang telah memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat. Bantuan ini sangat berarti bagi warga, terutama di tengah kondisi kekeringan seperti sekarang, ujar Alam.
Menurut Alam, air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari aktivitas masyarakat. Ketika sumber air mulai sulit diperoleh, kehadiran bantuan pemerintah menjadi sangat membantu warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ucapan terima kasih juga disampaikan salah seorang warga, Dwi. Ia mengapresiasi kepedulian seluruh unsur kewilayahan, mulai dari tingkat RT, RW hingga Pemerintah Desa Bojong Jengkol yang turut memperhatikan kondisi masyarakat.
Dwi juga memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Bojong Jengkol, (Awaludin Ma'arifatullah) yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam menghadapi persoalan air bersih akibat kekeringan.
Kami sangat berterima kasih kepada RT, RW dan Kepala Desa Bojong Jengkol yang sudah memberikan perhatian serta membantu warga mendapatkan air bersih. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, ungkap Dwi.
Suasana penyaluran berlangsung dengan antusias. Warga memanfaatkan pasokan air yang diterima untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing. Kondisi tersebut sekaligus menggambarkan bahwa persoalan kekeringan bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Warga berharap bantuan air bersih dapat kembali disalurkan apabila kondisi kekeringan masih berlanjut. Masyarakat juga berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, BPBD, Pemerintah Desa Bojong Jengkol, serta unsur RT dan RW terus diperkuat agar kebutuhan air bersih warga dapat tertangani dengan baik.
Bagi warga Kampung Salak, setetes air di tengah musim kekeringan memiliki arti besar. Kehadiran bantuan tersebut menjadi kabar baik sekaligus bukti bahwa kebutuhan masyarakat di tingkat bawah mendapat perhatian dan respons dari berbagai pihak.
Pewarta: SJK (Jack Laksana)


