Uang Bisa Dicari, Persaudaraan Abadi: Langkah Humanis Edi Sugianto Selesaikan Polemik Net89 Melalui Jalur Empati


Way Kanan, 7 Januari 2026 – Kasus gagal bayar PT Simbiotik Multitalenta Indonesia (SMI/Net89) telah meninggalkan luka bagi banyak pihak. Namun, di tengah keputusasaan korban member net89, muncul sebuah inisiatif menyejukkan dari Bapak Edi Sugianto dan PT Esa Manunggal Sinergi (EMAS). Bukannya saling menyalahkan, mereka justru memilih jalan rekonsiliasi untuk merajut kembali ikatan persaudaraan yang sempat merenggang.

​Magnet Tokoh Nasional di Balik Layar

Mundur ke tahun 2021, banyak masyarakat termasuk Edi Sugianto yang terpikat pada janji teknologi robot trading ini bukan tanpa alasan. Kehadiran sosok motivator nasional kaliber Mario Teguh dalam webinar rutin yang digelar dua kali seminggu menjadi faktor penentu. Testimoni dan pengaruh kuat dari tokoh yang dikenal sebagai sosok bijak tersebut memberikan rasa aman semu bagi ribuan orang.

​Hal ini dibenarkan oleh Adiwijaya, salah satu pengguna Net89 yang hadir dalam musyawarah tersebut. Ia bercerita dengan jujur bahwa ketertarikannya murni karena sosok Mario Teguh.

​"Siapa yang tak kenal tokoh ini? Kami dipengaruhi oleh narasi-narasi luar biasa dalam webinar rutinnya. Namun, saat badai scam datang, saya sadar dan tidak mau menyalahkan siapa- siapa, yang memberi informasi ke saya atau ke Bapak Edi Sugianto,  beliau hanya berbagi informasi baik yang ia terima. Berbagi peluang. Presentasi dan Ajakan datang dari webiner nya Mario Teguh.  Uang saya bukan di kantong beliau, tapi di PT SMI. Saya masuk secara sadar, maka saya tidak menuntut pemberi informasi. Bagi saya, uang bisa dicari, tapi persaudaraan harus dijaga," ujar Adiwijaya dengan penuh haru.

​Ketegasan Fakta Hukum

Dalam pertemuan tersebut, Edi Sugianto kembali menegaskan posisi PT Esa Manunggal Sinergi. Perusahaan ini tidak memiliki afiliasi apa pun dengan PT SMI. Edi Sugianto dan PT EMAS hanyalah sesama korban yang juga kehilangan dana besar. Bukti-bukti transfer ke rekening resmi PT SMI pun ditunjukkan secara transparan, membuktikan bahwa tidak ada sepeser pun dana member yang dinikmati secara pribadi olehnya.

​Atensi Luar Biasa: Bantuan Dana Empati

Menyadari kondisi ekonomi kawan dan saudara yang terpuruk, Edi Sugianto melakukan langkah yang jarang terjadi yaitu memberikan  bantuan empati sebesar 50% dari kerugian.  Inisiatif ini mendapatkan atensi luar biasa dan respon positif dari para anggota. Bagi mereka, ini bukan sekadar soal nominal, melainkan bentuk solidaritas, empati dan dukungan moral seorang kawan.

​"Bantuan ini adalah bentuk empati kami. Kami ingin rekan-rekan mendapatkan keringanan meski kami sendiri juga  sebagai korban. Inilah jalan tengah yang kami tawarkan demi kebaikan, ketenangan dan persaudaraan bersama," ungkap Edi Sugianto.

​Membangun Budaya Baru: Restorative Justice

Pertemuan yang diakhiri dengan suasana kekeluargaan ini menjadi potret nyata keberhasilan Restorative Justice (Keadilan Restoratif). Para member yang mendapatkan atensi tersebut menyatakan kepuasan mereka dan berkomitmen untuk mencabut segala bentuk aduan, menyadari bahwa musuh bersama mereka sebenarnya adalah manajemen pusat PT SMI, bukan rekan seperjuangan mereka.

​Musyawarah ini mengirimkan pesan kuat ke publik: bahwa di tengah kerugian materiil yang masif, integritas dan nilai persaudaraan tetap merupakan aset yang paling berharga.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR