Kepala Desa Setu Ikuti Program "Kepala Desa Masuk Kampus" di UI Depok, Siap Terapkan Inovasi dan Digitalisasi Desa


Bogor | Onenews.co.id – Komitmen meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa terus ditunjukkan Kepala Desa Setu, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Esa Asmarini, dengan mengikuti program "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia" yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) di Kampus UI Depok, pada 29 Juni hingga 2 Juli 2026.

Kegiatan berskala nasional tersebut diikuti sekitar 400 kepala desa dari berbagai daerah di Indonesia. Dari Kabupaten Bogor sendiri, sebanyak 15 kepala desa turut ambil bagian. Peserta lainnya berasal dari berbagai provinsi, di antaranya Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, hingga Bengkulu.

Program ini secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi kepala desa agar mampu menghadapi tantangan pembangunan desa di era modern melalui inovasi, tata kelola yang profesional, dan pemanfaatan teknologi digital.

Selama empat hari, para peserta mendapatkan pembelajaran intensif melalui enam modul utama, yakni Ekonomi Sirkular, Administrasi Digital Desa, Pemetaan Potensi Ekonomi Desa, Penentuan Prioritas Program Desa, Inovasi Desa, serta Validasi Potensi Desa. Menariknya, setiap modul langsung diakhiri dengan ujian evaluasi guna mengukur pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta yang dinyatakan lulus memperoleh sertifikat resmi dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Universitas Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dicapai.

Kepala Desa Setu, Esa Asmarini, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang akan menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Banyak ilmu baru yang kami dapatkan, terutama mengenai ekonomi sirkular dan digitalisasi desa. InsyaAllah sepulang dari kegiatan ini akan langsung kami terapkan di Desa Setu. Harapan kami, pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan BUMDes dapat berkembang lebih maju sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, ujar Esa Asmarini.

Menurutnya, program ini menjadi momentum penting bagi kepala desa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, serta menggali potensi desa agar mampu menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui kegiatan "Kepala Desa Masuk Kampus Se-Indonesia", diharapkan lahir ratusan desa percontohan baru yang dipimpin oleh kepala desa yang inovatif, adaptif, profesional, dan memiliki daya saing tinggi dalam mewujudkan pembangunan desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Pewarta: Sjk

(Redaksi Onenews.co.id)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR