Kabupaten Bogor | Onenews.co.id – Suasana Haru Menyelimuti Acara Pelepasan Siswa-siswi SMP PGRI Cikupa, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Sabtu (27/6/2026). Tangis Bahagia Pecah Ketika Hampir Seratus Siswa Melakukan Sungkeman Kepada Orang Tua Masing-masing Sebagai Bentuk Penghormatan Dan Ungkapan Terima Kasih Atas Perjuangan Selama Menempuh Pendidikan.
Diiringi suasana penuh haru, para siswa bersujud di hadapan orang tua mereka. Air mata yang mengalir menjadi simbol restu dan doa dalam melepas langkah generasi muda menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, (H. Dede Candra Sasmita) Politisi yang akrab disapa Kang Decan itu menegaskan bahwa pelepasan siswa bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam mempersiapkan generasi penerus pembangunan daerah.
Investasi terbaik bagi daerah adalah pendidikan. Dari ruang-ruang kelas inilah akan lahir generasi yang menentukan arah pembangunan Bogor Barat di masa depan, ujar Dede Candra Sasmita.
Menurutnya, kemajuan sebuah wilayah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dibangun melalui pendidikan, karakter, serta nilai-nilai kebangsaan.
Sebelum memasuki momen haru sungkeman, pihak sekolah menghadirkan berbagai pertunjukan yang memadukan kreativitas, budaya, dan pendidikan karakter. Para tamu undangan dibuat kagum dengan penampilan marching band, tari tradisional Sunda, grup Marawis, hingga drama musikal yang menggambarkan perjalanan para siswa selama tiga tahun menuntut ilmu.
Camat Tenjolaya, (Dr. Apid Junaedi) yang turut hadir memberikan apresiasi kepada keluarga besar SMP PGRI Cikupa. Ia menilai sekolah tersebut mampu mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki mental dan karakter yang baik.
Peran guru sangat besar dalam membentuk generasi yang siap menghadapi masa depan. Pendidikan karakter menjadi pondasi penting bagi anak-anak kita, ungkapnya.
Sementara itu, (Saepul Adha) dari Demography Culture Study (DCS) Center menyampaikan bahwa kemajuan calon Kabupaten Bogor Barat ke depan tidak terlepas dari tiga unsur penting, yaitu pendidikan, seni budaya, dan kepemimpinan politik.
Menurutnya, masyarakat harus mempersiapkan diri menghadapi dinamika pembangunan wilayah dengan tetap menjaga nilai-nilai lokal. Filosofi Tritangtu menjadi salah satu konsep yang menggambarkan pentingnya keseimbangan antara berbagai unsur kehidupan untuk membangun daerah yang kuat dan berakar pada budaya.
Kepala SMP PGRI Cikupa, (Dasuki) dalam pesan terakhirnya kepada para alumni mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir perjuangan, melainkan awal perjalanan menuju masa depan.
Jangan pernah berhenti belajar. Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Jaga nama baik sekolah serta hormati orang tua dan guru yang telah membimbing kalian, pesan Dasuki.
Melalui kegiatan pelepasan tersebut, SMP PGRI Cikupa tidak hanya melepas para lulusan, tetapi juga mengantarkan generasi baru yang diharapkan mampu membawa perubahan positif dan menjadi bagian dari kemajuan Bogor Barat dengan bekal ilmu, karakter, serta nilai budaya.
Sumber: Saepul Adha – DCS Center
Redaksi: Onenews.co.id


