Kabupaten Bogor, Ciampea | Onenews.co.id —Pemerintah Kecamatan Ciampea menggelar kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 sebagai momentum strategis untuk menatap masa depan pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Selasa (30/12/2025) ini menjadi ruang evaluasi bersama atas capaian kinerja sekaligus penguatan sinergi lintas sektor dalam membangun Ciampea yang berdaya saing.
Dalam sambutannya, Camat Ciampea Pardi menegaskan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang konsolidasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik dan memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
“Refleksi akhir tahun ini menjadi momentum penting bagi kami untuk mengevaluasi apa yang telah dicapai sekaligus menyusun langkah perbaikan ke depan. Pembangunan di Ciampea harus dilakukan secara kolaboratif, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Pardi. [Camat Ciampea]
Sebagai wujud kepedulian sosial, Pemerintah Kecamatan Ciampea turut menyerahkan santunan kepada anak yatim dan lansia. Menurut Pardi, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang menyentuh sisi kemanusiaan dan tidak meninggalkan kelompok rentan.
“Keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya dilihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah hadir memberikan perlindungan dan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Pardi menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah desa untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk apresiasi atas kerja keras desa-desa yang telah menunjukkan dedikasi, inovasi, dan komitmen dalam melayani masyarakat. Kami berharap capaian ini dapat menjadi pemacu semangat bagi desa lain,” tegasnya.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Drs. Muhammad Yusuf DJ, M.Pd., pendidik dan tokoh intelektual yang dikenal konsisten menyuarakan nilai moral, kebangsaan, dan pembangunan karakter. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa refleksi akhir tahun merupakan sarana penting untuk menilai kembali arah kebijakan dan kualitas kepemimpinan.
“Keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari besarnya anggaran atau megahnya infrastruktur, tetapi dari sejauh mana kejujuran, kepedulian sosial, dan tanggung jawab moral menjadi ruh dalam setiap kebijakan,” ujar Muhammad Yusuf.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis sarana kebersihan lingkungan kepada seluruh desa sebagai komitmen kolektif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kecamatan Ciampea.
Melalui kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 ini, Camat Ciampea Pardi berharap tahun 2026 menjadi tonggak penguatan integritas aparatur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta terwujudnya pembangunan berkelanjutan yang berpijak pada nilai religius dan kearifan lokal.
Reforter :Sjk [jacklaksana]




