Pesawaran, One News- Aliansi Masyarakat Pesawaran ( AMP ) intens lakukan pendampingan terhadap warga Desa Durian, Kecamatan Padang Cermin yang dipanggil Kejari Pesawaran, untuk dimintakan keterangannya, terkait tindak lanjut pada proses penanganan korupsi Dana Desa (DD) tahun 2023- 2024, yang di duga dilakukan Oknum Kades Durian, Misriadi, yang dilaporkan masyarakat desa setempat.
Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, Kejari hari ini memanggil 4 orang warga Desa Durian, untuk di mintakan keterangannya sebagai saksi pada kasus tersebut.
Mewakili Ketua Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP), Abzari Zahroni mengatakan, pihaknya selalu siap dan tetap konsisten sejak awal dalam mendampingi warga Desa Durian pada proses hukum kasus ini.
“Sejak persoalan ini masuk ke Kejaksaan, AMP terus intens mendampingi. Hari ini pun kami hadir untuk mengawal empat warga yang akan dimintai keterangannya oleh Penyidik Kejari. "
" Kami juga sangat mengapresiasi atas kinerja Kejari yang telah sesuai prosedur, pada penanganan dan pengusutan kasus ini,," ungkapnya
Sementara, Zunaidi, salah satu tokoh masyarakat Desa Durian, menyampaikan bahwa warga mendukung penuh langkah Kejari Pesawaran dalam mengusut tuntas dugaan penyelewengan DD tersebut.
“Masyarakat Desa Durian memberikan apresiasi kepada Kejari Pesawaran yang telah melaksanakan proses hukum yang sampai saat ini terus berjalan. Kepercayaan kami sepenuhnya kami serahkan kepada Kejari untuk mengusut kasus ini hingga tuntas,” ujar Zunaidi.
Ia menjelaskan, kedatangannya bersama sejumlah perwakilan warga ke Kejari, semata selain untuk mendampingi empat orang yang dipanggil penyidik, juga untuk memberikan dorongan dan semangat kepada Kejari pada penanganan kasus ini.
“Empat warga tersebut dipanggil, untuk dimintai keterangan terkait yang diketahuinya atas dugaan penyalahgunaan dana kematian, bantuan ternak kambing, serta dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua Karang Taruna,” jelasnya (*)


