Bogor. 19 Agustus 2025 – Sejumlah warga Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Menggelar Aksi Nyata Demonstrasi Di Halaman kantor Desa Pamijahan, Selasa (19/08/2025).
Aksi ini Dilakukan Sebagai Bentuk Kepedulian Masyarakat Terhadap Tata Kelola Pemerintahan Desa yang Dianggap Tidak Transparan Dan Masih Terdapat Praktik Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme (KKN).
Dalam Aksinya, Warga Menyampaikan Sejumlah Tuntutan Utama, Di Antaranya:
Menolak Pengangkatan Perangkat Desa Dari Unsur Keluarga Kepala Desa (anak/adik kandung) Warga Menilai Pengangkatan Perangkat Desa Dari Keluarga Kepala Desa Melanggar Azas Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. Mereka Menuntut Pengangkatan Perangkat Desa Berdasarkan Kualifikasi, Kompetensi, Dan Proses Seleksi yang Transparan, Bukan Hanya Karena Hubungan Keluarga.
Transparansi Anggaran Desa Warga Mendesak Pemasangan Baliho APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) Sesuai Aturan, Serta Keterbukaan Akses Informasi Publik Terkait Penggunaan Dana Desa. Mereka Menilai Pengelolaan Dana Desa Saat ini Tidak Transparan Dan Tidak Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat.
Penanganan keamanan Desa yang Lambat Warga Menuntut Langkah Konkret Aparat Desa Dalam Mengantisipasi Maraknya Pencurian Hewan Ternak. Mereka Menilai Penanganan Keamanan Desa yang Lambat Menunjukkan Kelemahan Dalam Pengelolaan Pemerintahan Desa.
Dana Desa Untuk Pemberdayaan Ekonomi Dan Pendidikan Warga Menuntut Agar Dana Desa Tidak Hanya Digunakan Untuk Pembangunan fisik, Tetapi Juga Diarahkan Ke Pemberdayaan Ekonomi, Pengentasan Kemiskinan, Kesehatan Dan Penurunan Angka Putus Sekolah. Mereka Menekankan Pentingnya Dana Desa yang Berorientasi Pada Kebutuhan Masyarakat.
Aliansi Masyarakat Pamijahan (AMP) yang Menjadi Pengorganisir Aksi Menyatakan Bahwa Aksi ini Adalah Bentuk Kepedulian Masyarakat Terhadap Jalannya Pemerintahan Desa Agar Sesuai Dengan Prinsip good government, Bebas Dari Praktek Korupsi, Kolusi, Dan Nepotisme, Serta Berpihak Pada Kepentingan Rakyat.
“Kami Menuntut Pemerintah Desa Untuk Lebih Transparan, Akuntabel, Dan Responsif Terhadap Aspirasi Masyarakat,” tegas Kordinator Aliansi Masyarakat Pamijahan (AMP).
Aksi Demonstrasi ini Diharapkan Dapat Mendorong Kepala Desa Kusnadi dan Seluruh Perangkat Desa Untuk Segera Melakukan Perbaikan Dalam Pengelolaan Dana Desa, Pelayanan Publik, Dan Tata Kelola Pemerintahan Desa.
Aksi ini Menunjukkan Bahwa Masyarakat Desa Pamijahan Tidak Hanya Aktif Dalam Mengawasi Pemerintahan Desa, Tetapi Juga Berupaya Untuk Memastikan Bahwa Dana Desa Benar-benar Digunakan Untuk Kepentingan Bersama. Dengan Adanya Kepedulian Masyarakat, Diharapkan Pemerintahan Desa Dapat Menjadi Lebih Baik Dan Lebih Transparansi Angaran.
Redaksi: Sujaka
Onenews.co.id